Boku no Sekai · Ilustrasi · Uncategorized

Little Chit Chat: My Tiny Shop and Novel

Hisashiburi, my lovely blog. Tahun 2017 ini benar-benar memberikan saya perenungan untuk hal yang sudah lewat. Start a new year with a fresh beginning, and hope I would get better each and each day. Dan.. Saat ini, saya lagi sibuk mendesain ilustrasi sederhana mengenai Jepang di miokaartshop, my tiny online shop yang dulunya spesialis sepatu… Continue reading Little Chit Chat: My Tiny Shop and Novel

Ilustrasi · prosa · Uncategorized

Seperti Lingkaran Empat Musim?

Aku beri nama pada tiap matahari di senyumnya. Tingkah laku yang selalu memiliki definisi. Lidah yang berlatih ucapkan nama. Sebongkah buku untuk maknai jingkat rasa. Menikam tali waktu. Mendeburkan kerlap kerlip abu. Namun hanya satu. Satu tindakan salah, hatipun berbingung arah. Kata orang, ia berlari tanpa tertangkap lensa mata. Aku masih merangkai aksara, menatap punggung… Continue reading Seperti Lingkaran Empat Musim?

prosa · Uncategorized

Sebuah Prosa untuk Hama Berantena

Hari ini aku tertarik dengan kilau jingga yang membungkus si gadis riang. Gadis itu hinggap di sebuah sofa jelly, lengkap dengan penghangat telinga. Ia terlihat melantunkan mantra dalam bahasa antah berantah, hingga dahiku mengernyit. Ah, aku lupa. Semua metafora manusia benar-benar membuatku lupa jati diri. Aku tidak punya dahi. Mungkin kau bisa menyebutnya antena? Ya,… Continue reading Sebuah Prosa untuk Hama Berantena

Uncategorized

Time Flies, dear. Time Flies.

Assalamualaikum wr wb. Akhir-akhir ini Jakarta diterpa hujan. Sulit sekali memprediksi cuaca di akhir tahun ini. Saat matahari sedang dalam kondisi prima, setengah jam kemudian tiba-tiba hujan menyapa. How’s your day recently? Jangan sampai kehujanan yaa. Jangan kayak aku, lho. Agak congkak males pakai jas hujan, dan akhirnya malah kuyup dan bersin-bersin sampai rumah. Banyak… Continue reading Time Flies, dear. Time Flies.

Boku no Sekai · prosa · Uncategorized

Uraian Jenaka atas Komunikasi Sederhana

Aku masih belum bisa menyingkirkan hobiku menyelupkan kepala ke dalam kuali ingatan. Terpekur di tempat sepi, hingga aku merantau ke labirin kenangan. Aku tidak berbicara tentang kenangan spesifik yang membuat hati nyut-nyutan. Hanya sekedar trivia-trivia yang membuat tungku hatiku menghangat. Yakni saat Allah SWT berbicara padaku dengan cara-Nya. Allah SWT selalu memberikan jawaban atas pertanyaan… Continue reading Uraian Jenaka atas Komunikasi Sederhana

Uncategorized

Balada Petak Umpet Ego dan Rahasia. Main cast: Hati.

Pada suatu hari di panas yang terik, Lidah main hom pim pah bersama Hati dan Kepala. Kepala ingin bermain petak umpet dengan rahasia. Mencoba sisipkan selembar lima puluh ribu pada Lidah yang masih menanjak stabil di jajaran harga pasar malam. Ia mengirim titah untuk memberi topeng pada sang Kebenaran. Kebenaran yang hingga saat ini masih menyerah dengan lekuk tubuh rahasia. Kebenaran… Continue reading Balada Petak Umpet Ego dan Rahasia. Main cast: Hati.

Islam: Dakwah Ringan · prosa · Uncategorized

Akhir Destinasi: Khusnul Khatimah

Jumat itu aku berenang dalam hiruk pikuk kota Cirebon. Cukup ramai, meski terhisap oleh deru AC di dalam ruangan putih segi empat yang tengah aku tumpangi. Kerabat tertawa riang atas nama silaturahmi, sementara jejalanan melahirkan orang-orang yang kelaparan saat senja merayap. Aku masih setia dengan buku Nihongo. Mengucapkan aksara asing dalam lidah, seolah bertemu dengan… Continue reading Akhir Destinasi: Khusnul Khatimah